Save the Nature for children

Posted: 6 Agustus 2010 in Filosofi

Selamatkan Alam untuk Anak Cucu Kita

Jika kita mendengar kata – kata ini diucapkan hati kita akan tersentuh dan pikiran kita akan menerawang ke masa depan anak – anak kita nanti. Tapi sayangnya kata – kata ini sangat mudah dilupakan. Sudah banyak sosialisasi, iklan – iklan di TV mengenai penyelamatan lngkungan. Hal ini membuktikan sudah banyak yang menyadari akan efek buruk perbuatan manusia terhadap alam.  Tapi perusakan alam tidak  dapat dihentikan. Sudah banyak kejadian – kejadian alam yang merenggut nyawa manusia. Tetapi banyak yang tidak mengambil pelajaran dari hal tersebut ?

Kita di Indonesia saat ini hanya bisa memanfaatkan alam tapi belum cukup mampu untuk mengelolanya. Penjarahan hasil alam yang berujung pada kerusakan selalu menjadi alternatif untuk menghidupi kehidupan. “Biarlah saya mengambil kayu – kayu dihutan, toh ini tanah nenek moyang saya, kalau bukan dari hutan ini darimana saya makan?”. atau seorang pengusaha yang hanya ingin memperkaya diri, rela mengeluarkan uang berapa pun untuk membuka jalur hijau karena jalur tesebut sangat prospek untuk bisnis. Begitu juga dengan pemberi ijin, karena tergiur harta rela mngorbankan jalur hijau tersebut. Tapi itu masalah ekonomi. Saya tidak akan membicarakan masalah kebutuhan ekonomi disini. Tapi saya akan  lebih condong kepada masalah hati nurani.

Semua perusak alam, penjarah hasil alam, merupakan orang – orang yang tidak memiliki hati nurani. mengapa saya bilang demikian ?  Analoginya, kita memiliki orang tua yang memberi kita makan, penghidupan, yang membesarkan kita selama ini, memberi kita pelajaran berharga, tetap kita siksa hanya untuk memenuhi kebutuhan kita yang tak ada habisnya tanpa kita rawat, kita ajak bicara, kita perlakukan dengan baik. Sama halnya dengan alam. Berapa umur anda sekarang ? 25 tahun, 30 tahun atau 50 tahun, maka selama itu anda menginjakkan kaki pada alam. anda membutuhkan dia untuk berdiri tegak, alam tak pernah mengeluh. Berapa banyak udara yang anda hirup setiap harinya agar kita tetap bisa membuka mata kita? alam tak pernah mengeluh. Berapa banyak makanan yang kita makan selama kita hidup yang merupakan hasil alam. Alam tak pernah mengeluh. Apa yang bisa kita perbuat sebagai manusia tanpa semua itu. Apakah anda bisa menjadi anda yang sekarang (Entah apa kedudukan dan jabatan anda) tanpa Tanah, Udara, Air dan Makanan ? Jadi apa salahnya kita merawat, menjaga dan mengelola alam ini akan kita tetap bisa menjadi makhluk hidup .

So…Jika anda memiliki hati Nurani, maka Selamatkan Alam untuk Kita dan Anak Cucu Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s