Lowongan

Posted: 10 Agustus 2010 in Uncategorized

Biodiversity Officer

Job title: BIODIVERSITY OFFICER (BO)
Location: HARAPAN RAINFOREST (HRF), JAMBI, SUMATRA
Department: RESEARCH AND CONSERVATION (R&C)
Post holder reports to: HEAD OF RESEARCH AND CONSERVATION
Reporting to post holder: FIELD ASSISTANTS and associated project field staff
Start date – 20th September 2010 or soon after
Contract – One year from start date, with an initial three-month evaluation period
Salary – Competitive; based on qualifications and experience
Overall Role
To work closely with the Head of R&C and other research staff, including the existing Biodiversity Officers, to support all aspects of the biodiversity survey, monitoring and training programmes, contributing to the development of a biodiversity research strategy that supports forest restoration, including building key research collaborations for HRF. The BO will have the opportunity to lead on certain priority projects but will also support projects led by other BOs. They will be expected to organise training activities, seminars and workshops for the project staff and external participants and supervise visiting volunteers and students.
Person Specification
Qualifications:
An MSc or equivalent in a relevant subject (e.g. Conservation Biology, Tropical Forest Ecology)
Experience:
  • High level of general ecological and natural history knowledge in tropical forests gained from personal experience
  • Specific experience of Indonesian forests
  • Good practical and theoretical knowledge of a range of fieldwork techniques applicable to tropical forest research
  • Species inventories and surveys in tropical forest
  • Providing training in conservation activities to a range of counterparts
  • Building collaborations with Universities
  • Supervising volunteers and biology students
  • Writing research funding proposals
Skills/abilities:
  • Identification skills in at least one key taxonomic group, e.g. birds, mammals, plants, herptiles
  • Systematic survey design
  • Supervisory and training (e.g. of field staff, government workers, volunteers and/or University students)
  • Computing ability to include word-processing, spreadsheet and statistic packages
  • GIS ability desirable but not essential
  • Good writing and communication skills
  • Good written and spoken English
  • Work in remote areas
Knowledge:
  • Tropical forest ecology and survey and monitoring techniques
  • Forest restoration
Disposition:
  • Work under own initiative
  • Operate effectively in basic living conditions
Interested candidates should submit a current CV, reference letter from an appropriate source, photograph and covering letter in English to david.lee@harapanrainforest.org no later than 21st August 2010. Only short-listed candidates will be invited for interview.

Mengapa kita harus percaya dengan kata – kata diatas? Tumbuhan atau dalam bahasa awam kita sering sebut dengan pohon memiliki banya peranan bagi kehidupan manusia dan hewan. Banyak hal yang membuat kita bergantung kepada pohon.

  1. Kebutuhan akan makanan : Sumber energi manusia berasal dari makanan. Di Indonesia, makanan pokok kita adalah nasi yang berasal dari padi. Kebutuhan tubuh akan vitamin, protein dan zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita dapatkan dari tumbuhan atau pohon. Memang ada beberapa zat yang harus kita dapatkan dari hewan. Tapi kita tahu bahwa di bumi semua memiliki ketergantungan terhadapa pohon. Dalam teori rantai makanan maka kita akan mengerti mengapa pohon memiliki peranan penting.
  2. Kebutuhan akan Udara Bersih : Tak dapat dipungkiri paru-paru kita selalu membutuhkan udara segar. Seperti apa udara segar tersebut ? udara segar adalah udara yang memilki banyak kandungan oksigen. dan dimana kita mendapatkan oksigen tersebut ? Oksgen adalah salah satu senyawa kimia yang dibutuhkan oleh tubuh. Kebutuhan manusia akan oksigen cukup besar yaitu sekita 1,8 – 2,4 gram permenitnya. Oksigen dapat dihasilkan oleh tumbuhan melalui proses fotosintesi. Proses pembentukan oksigen oleh tumbuhan terbilang cukup unik karena melibatkan gas Karbon dioksida yang merupkan racun bagi tubuh manusia. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa tumbuhan atau pohon sangat membantu kta dalam mendapatkan udara bersih.
  3. Kebutuhan manusia akan air : Air merupakan unsur terbanyak penyusun tubuh manusia. Sekitar 80% tubuh manusia terdiri dari air. Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80%. Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95%. Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Apa hubungan antara tumbuhan atau pohon dengan air ? Pophon merupakan penyedia air tanah. Akar – akar pohon mampu mengikat air dan mempertahankannya dalam waktu yang lama. Kalau kita cermati dengan seksama pada saat turun hujan, daerah yang jarang pepohonannya maka akan terjadi banjir dan air akan langsung menuju laut. Ketika air sudah sampai di laut, apa yang dapat kita lakukan untuk meanfaatkannya? sedangkan daerah hutan atau daerah yang banyak terdapat pepohonan, air tidak mengalir tetapi meresap kedalam tanah. hal ini dikarenankan akar – akar pohon mengikat air tersebut. Analogi yang lain adalah jika kita membuat sumur, maka kita akan lebih mudah mendapatkan air tanah didaerah yang subur dengan banyak pepohonan disekitarnya daripada didaerah tandus / kering.
  4. Kebutuhan akan keselamatan akan perubahan alam : Pohon merupakan sarana yang sangat baik untuk menanggapi fenomena alam. Banjir, tanah longsor, kekeringan dan tsunami dapat diminimalisir dampaknya dengan keberadaan pohon.

Mungkin ini hanya sebagian kecil manfaat tumbuhan atau pohon bagi kita. Masih banyak manfaat pohon untuk kita yang tidak akan habis kita bahas. Jadi, apakah kita harus mempercayai slogan diatas atau tidak? Buka pikiran anda dan anda akan menemukan jawabannya.

Save the Nature for children

Posted: 6 Agustus 2010 in Filosofi

Selamatkan Alam untuk Anak Cucu Kita

Jika kita mendengar kata – kata ini diucapkan hati kita akan tersentuh dan pikiran kita akan menerawang ke masa depan anak – anak kita nanti. Tapi sayangnya kata – kata ini sangat mudah dilupakan. Sudah banyak sosialisasi, iklan – iklan di TV mengenai penyelamatan lngkungan. Hal ini membuktikan sudah banyak yang menyadari akan efek buruk perbuatan manusia terhadap alam.  Tapi perusakan alam tidak  dapat dihentikan. Sudah banyak kejadian – kejadian alam yang merenggut nyawa manusia. Tetapi banyak yang tidak mengambil pelajaran dari hal tersebut ?

Kita di Indonesia saat ini hanya bisa memanfaatkan alam tapi belum cukup mampu untuk mengelolanya. Penjarahan hasil alam yang berujung pada kerusakan selalu menjadi alternatif untuk menghidupi kehidupan. “Biarlah saya mengambil kayu – kayu dihutan, toh ini tanah nenek moyang saya, kalau bukan dari hutan ini darimana saya makan?”. atau seorang pengusaha yang hanya ingin memperkaya diri, rela mengeluarkan uang berapa pun untuk membuka jalur hijau karena jalur tesebut sangat prospek untuk bisnis. Begitu juga dengan pemberi ijin, karena tergiur harta rela mngorbankan jalur hijau tersebut. Tapi itu masalah ekonomi. Saya tidak akan membicarakan masalah kebutuhan ekonomi disini. Tapi saya akan  lebih condong kepada masalah hati nurani.

Semua perusak alam, penjarah hasil alam, merupakan orang – orang yang tidak memiliki hati nurani. mengapa saya bilang demikian ?  Analoginya, kita memiliki orang tua yang memberi kita makan, penghidupan, yang membesarkan kita selama ini, memberi kita pelajaran berharga, tetap kita siksa hanya untuk memenuhi kebutuhan kita yang tak ada habisnya tanpa kita rawat, kita ajak bicara, kita perlakukan dengan baik. Sama halnya dengan alam. Berapa umur anda sekarang ? 25 tahun, 30 tahun atau 50 tahun, maka selama itu anda menginjakkan kaki pada alam. anda membutuhkan dia untuk berdiri tegak, alam tak pernah mengeluh. Berapa banyak udara yang anda hirup setiap harinya agar kita tetap bisa membuka mata kita? alam tak pernah mengeluh. Berapa banyak makanan yang kita makan selama kita hidup yang merupakan hasil alam. Alam tak pernah mengeluh. Apa yang bisa kita perbuat sebagai manusia tanpa semua itu. Apakah anda bisa menjadi anda yang sekarang (Entah apa kedudukan dan jabatan anda) tanpa Tanah, Udara, Air dan Makanan ? Jadi apa salahnya kita merawat, menjaga dan mengelola alam ini akan kita tetap bisa menjadi makhluk hidup .

So…Jika anda memiliki hati Nurani, maka Selamatkan Alam untuk Kita dan Anak Cucu Kita

Reuni

Posted: 5 Agustus 2010 in Uncategorized

Kemarin (entah tanggal berapa), ketua Himabio nanyai ke aku masalah reuni. Minta konsep acara. Bingung juga mau ngejawab. Acara seperti apa yang bagus untuk reuni?

Sebelum kita mengkonsep acara reuni, coba cari dulu tujuan yang pingin didapat dari reuni. Kira2 kita ngadain reuni untuk apa.

  • Ketemu temen lama itu pasti.
  • Nostalgia, otomatis dong.
  • Bagi – bagi pengalaman, klo sempat pasti.
  • Tanya – tanya kabar, kerjaan, keluarga dsb, boleh
  • Ketemu bapak / ibu dosen
  • Yang pasti harus ada bagi-bagi pengalaman sama adik kelas.

Kalau tujuannya seperti ini, kira – kira konsep seperti apa yang bisa dibuat? yach, buat Ria, coba dibuat dulu dah konsepnya. Yang paling terpenting semua tujuannya tercapai. tapia ada hal yang harus dipikirkan matang – matang.

  • Dalam reuni pasti susah menghubungi alumni. Biasanya hanya beberapa aja yang datang yang aktif2 doang. jadi siapkan semua data alumni lengkap.
  • Terus yang kedua, biasanya yang datang dalam alumni pasti yang berhasil – berhasil. Yang hidupnya menengah ke bawah pasti jarang datang. apalagi yang masih pengangguran. Jadi untuk tempat, acara, kontribusi dan kata2 ajakannya harus dipikirkan bener2. jangan sampai ada yang berpikiran, gak pantas buat datang
  • Yang terakhir, masalah dana. Klo ini pikir sendiri dulu yach. yang penting inget point 2. Jadi siasati semaksimal mungkin.

Mungkin ini dulu yach…mudah-mudahan ada jilid 2 nya. Buat temen – temen yang sempat baca ini, harus ngasi masukan.

Terimakasih………..

Apa yang terlihat dari panorama ini?

  • Keindahan
  • Ketenangan
  • Kedamaian dan
  • KEAGUNGAN TUHAN